Gaungkan "Barek Samo Dipikua Ringan Samo Dijinjiang"Rakerda APINDO Sumbar Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Padang — Semangat kebersamaan dan kolaborasi menggema dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Konsolidasi APINDO Sumatera Barat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pelaku usaha, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran dunia usaha sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Kehadiran Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menjadi energi tersendiri dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kekuatan utama pengusaha Indonesia terletak pada soliditas dan kolaborasi.
Mengangkat filosofi kearifan lokal Minangkabau, “barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang,” Shinta mengajak seluruh anggota untuk saling menopang dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.
“Tidak ada tantangan yang tidak bisa dilalui jika kita bergerak bersama. APINDO harus menjadi rumah besar yang menginspirasi, memotivasi, dan memperkuat para pelaku usaha,” ujarnya penuh keyakinan.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi APINDO dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan fondasi penting dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang kerja yang lebih luas.
“APINDO telah menjadi mitra strategis pemerintah. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar Sumatera Barat mampu bersaing dan berkembang di tengah tantangan global,” ungkapnya.
Rakerda ini pun berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, mencerminkan tekad kuat seluruh peserta untuk membawa dunia usaha Sumatera Barat ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.



